Blog perawatan mobil Chevrolet di IndonesiaBlog independen · tidak berafiliasi dengan General Motors
Semua ModelSpinTraxCaptivaAveoSonicSparkTrailblazerColoradoOrlandoCruze
Beranda › Kaki-Kaki, Rem & Ban › Mengencangkan Mur Roda dengan Torsi yang Benar: Pola Silang …
Foto tangan mekanik mengencangkan mur roda velg alloy dengan kunci torsi di bengkel ban
Kaki-Kaki, Rem & Ban

Mengencangkan Mur Roda dengan Torsi yang Benar: Pola Silang dan Risiko Impact Wrench

Oleh Tim Redaksi · 17 Okt 2026 · 4 menit baca

Model terkait: Semua model

Mengencangkan mur roda terlihat sepele, tetapi kesalahan pada langkah ini bisa berakibat serius. Roda yang lepas saat berkendara jelas berbahaya, sementara mur yang dikencangkan berlebihan dapat membuat baut roda melar, ulir rusak, dan piringan cakram rem menjadi tidak rata. Prinsip di artikel ini berlaku untuk semua model Chevrolet, dari Spark hingga Trailblazer.

Mengapa torsi yang tepat penting

Mur roda bekerja dengan menjepit velg ke hub roda. Gaya jepit inilah yang menahan roda, bukan sekadar ulir baut. Pabrikan menentukan nilai torsi pengencangan agar gaya jepitnya cukup tanpa membebani baut berlebihan.

  • Terlalu kendur: mur bisa perlahan mengendur akibat getaran, roda bergoyang, dan lubang baut di velg bisa rusak.
  • Terlalu kencang: baut roda bisa melar atau patah, ulir rusak, dan mur sulit dibuka saat darurat. Tekanan yang tidak merata juga dapat membuat piringan cakram melengkung, yang terasa sebagai getaran saat mengerem.
  • Tidak merata: velg tidak duduk rata pada hub sehingga timbul getaran.

Berapa nilai torsinya?

Nilai torsi berbeda untuk setiap kendaraan dan tercantum di buku manual. Sebagai gambaran umum, mobil penumpang biasanya berada di kisaran sekitar 100 hingga 140 Nm, sedangkan SUV dan pikap besar bisa lebih tinggi. Jangan menebak: rujuk buku manual kendaraan Anda atau tanyakan ke bengkel resmi maupun spesialis.

Urutan pengencangan pola silang

Kencangkan mur dengan pola silang atau bintang, bukan berputar searah lingkaran:

  1. Pasang semua mur dengan tangan sampai menempel, pastikan ulir masuk lurus dan tidak miring.
  2. Kencangkan ringan dengan kunci roda mengikuti pola silang, saat roda masih sedikit terangkat.
  3. Turunkan mobil sampai ban menapak tanah.
  4. Kencangkan dengan kunci torsi sesuai nilai di buku manual, tetap dengan pola silang.
  5. Ulangi satu putaran pola silang untuk memastikan semua mur sudah mencapai torsi.

Pada roda dengan empat mur, pola silang berarti mengencangkan mur yang saling berseberangan. Pada roda dengan lima mur, lompati satu mur setiap kali sehingga membentuk pola bintang.

Kunci torsi, kunci roda, dan impact wrench

  • Kunci torsi adalah alat paling tepat untuk pengencangan akhir. Jenis click type akan berbunyi klik saat torsi tercapai. Simpan kunci torsi click type pada setelan terendah agar pegasnya tidak cepat lelah.
  • Kunci roda bawaan cocok untuk keadaan darurat. Setelah mengganti ban di jalan, minta bengkel ban memeriksa torsinya dengan kunci torsi.
  • Impact wrench mempercepat pekerjaan di bengkel ban, tetapi mudah menghasilkan torsi berlebih. Mintalah mekanik memasang mur dengan impact pada setelan rendah, lalu menyelesaikannya dengan kunci torsi.

Kebiasaan yang perlu dihindari

  • Menginjak atau menambah panjang gagang kunci roda dengan pipa untuk mengencangkan. Cara ini menghasilkan torsi jauh di atas anjuran.
  • Melumasi ulir baut dengan oli atau gemuk kecuali buku manual menganjurkannya. Pelumas mengubah hubungan antara torsi dan gaya jepit sehingga mur bisa menjadi terlalu kencang.
  • Memakai mur yang tidak sesuai velg. Velg aftermarket kadang memerlukan mur dengan bentuk dudukan yang berbeda. Perhatikan hal ini bila Anda mengganti velg. Lihat dampak ganti velg pada city car.
  • Membiarkan karat dan kotoran di permukaan hub dan velg. Bersihkan permukaan kontak agar velg duduk rata.

Periksa ulang setelah beberapa puluh kilometer

Setelah roda dilepas dan dipasang kembali, misalnya karena ganti ban, rotasi, atau servis rem, periksa ulang torsi mur setelah menempuh sekitar 50 hingga 100 km. Ini terutama penting untuk velg alloy dan setelah velg baru dipasang.

Untuk panduan mengganti ban di pinggir jalan dengan aman, baca mengganti ban kempis dengan ban serep. Getaran setir setelah ganti ban juga bisa berasal dari balancing, lihat spooring dan balancing.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah perlu membeli kunci torsi sendiri?

Tidak wajib, tetapi berguna bila Anda sering merotasi ban atau mengganti roda sendiri. Bila tidak, mintalah bengkel ban mengencangkan dengan kunci torsi.

Mengapa piringan rem bergetar setelah ganti ban?

Salah satu penyebab yang mungkin adalah pengencangan mur yang tidak merata atau berlebihan. Periksa torsi mur terlebih dahulu sebelum menyimpulkan piringan rem harus dibubut atau diganti.

Apakah baut roda perlu diganti?

Ganti bila ulirnya rusak, baut tampak melar, atau mur sulit diputar dengan tangan. Jangan memakai baut yang sudah cacat.

Nilai torsi yang tepat ada di buku manual kendaraan Anda. Gunakan angka umum di artikel ini hanya sebagai gambaran.

Kredit foto: "Click-torque-wrench" oleh kontributor Wikimedia Commons (tanpa nama), lisensi CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons (https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Click-torque-wrench.jpg).

Artikel ini bersifat informasi umum. Kondisi tiap kendaraan berbeda, jadi konsultasikan dengan bengkel tepercaya dan rujuk buku manual kendaraan Anda.